INKLUSIVISME DAN MODERASI BERAGAMA: REFLEKSI ATAS PERJUMPAAN DENGAN KOMUNITAS LINTAS IMAN

Authors

  • Dr. Bernard Bistok Lubis, M.Th Rezky Juni Artha Panjaitan; Rapmanarihon Manalu; Sahsya Tobing; Abel Kurniawan Institut Agama Kristen Negeri Tarutung Author

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian lapangan (field study) yang bertujuan untuk merefleksikan pengalaman perjumpaan langsung dengan komunitas-komunitas lintas iman di Indonesia, khususnya komunitas Islam, Buddha, Konghucu, Parmalim, dan Saksi Yehuwa. Melalui metode wawancara mendalam dan observasi partisipatif, tim peneliti terjun langsung ke lapangan untuk memahami dari dalam bagaimana masing-masing komunitas menghayati imannya, memandang komunitas agama lain, dan mempraktikkan toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Kajian pustaka yang komprehensif dipadukan dengan data lapangan untuk membangun refleksi yang kaya tentang inklusivisme dan moderasi beragama dalam konteks keberagaman nyata Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap komunitas yang dikunjungi memiliki sumber daya internal yang kaya untuk toleransi dan inklusivisme, yang seringkali belum dioptimalkan secara penuh. Perjumpaan langsung dengan komunitas-komunitas tersebut juga memperkaya pemahaman tim peneliti tentang keberagaman sebagai realitas yang harus dirayakan, bukan ditakuti. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inklusivisme dan moderasi beragama yang autentik harus selalu berakar pada perjumpaan nyata dengan manusia-manusia konkret yang berbeda keyakinan, bukan sekadar pada teori-teori abstrak tentang keberagaman.

 

Downloads

Published

2026-03-28

How to Cite

INKLUSIVISME DAN MODERASI BERAGAMA: REFLEKSI ATAS PERJUMPAAN DENGAN KOMUNITAS LINTAS IMAN. (2026). Journal Hukum Pendidikan Motivasi Harapan, 3(05). https://ourhope.biz.id/ojs/index.php/JP/article/view/233